Selasa, 04 Oktober 2016

PELAYANAN MASYARAKAT DI KLINIK KESEHATAN


Klinik kesehatan  Madina ini berralamatkan di Desa Mangunan Kecamatan Udanawu Blitar. Pada siang Hari Saya ditemani oleh teman saya Ma’idatul Husna. Sasaran Kami adalah melakukan observasi secara Umum yaitu terkait pelayanan Di Klinik kesehatan Tersebut dengan mewawancarai beberapa Masyarakat yang sedang rawat inap disana. Ada empat masyarakat yang saya wawancarai antara lain sebagai berikut :
Mas Rudi yang aslinnya beralamatkan di desa Kalidawir Kabupaten Tulungagung Tapi, dia ikut istrinnya yang beralamatkan di Desa Kolomayan Kecamatan Wonodadi. Pendidikan terakhir Mas Rudi adalah SMA dan sekarang bekerja sebagai petani di desanya. Mas Rudi adalah orang tua dari anak yang sedang dirawat inap di UGD MADINA ini.
Hasil wawancara dengan Mas Rudi tersebut yaitu yang pertama terkait registrasi pendaftaran pasien disini pelayanannya mudah atau tidak? Menurut mas Rudi pelayanan registrasi yang diberikan termasuk mudah dan termasuk cepat meskipun banyak yang antri tapi juga tertib, terjaga dan aman. Tidak harus menunggu lama seperti halnya di Rumah Sakit yang besar disini menurut Mas Rudi langsung ada penanganan misalkan anaknya tersebut setelah di ruang penginapan oleh dokter langsung di suntik. Saya juga bertannya apakah di rumah sakit ini sudah sesuai prosedur misalkan pasien waktunnya mendapatkan obat atau makan sesuai jadwal  itu apakah ada kendala telat, atau gimana mas? Jawab Mas Rudi: terkait itu alhamdulillah gak ada kendala, misalkan obat, dari dokternya pun memberikan resep apa obat yang harus dibeli untuk di minum sebanyak 3 kali sehari dan makanan pun juga datang sesuai dengan jadwalnya. Dokter dan perawatnya pun memberikan pelayanan yang bagus, baik kepada yang dirawat ataupun keluarga yang dirawat, tidak sombong dan selalu murah senyum. Seberpa puas mas, dengan pelayanan di RS. MADINA ini? Menurut Mas Rudi ini bisa dikatakan sudah cukup puas dengan pelayanan di RS. MADINA ini, karena pelayanannya cukup memuaskan meskipun dia dikalangan masyarakat menengah kebawah.
Meskipun ditanah kelahiran Mas Rudi di Tulungagung ada banyak rumah sakit besar misalkan dr. ISKAK dia lebih memilih di sini karena selain biayanya tidak mahal pelayanannya bagus juga tidak begitu jauh dari tempat tinggal istri.
Dari beberapa wawncara diatas saya menarik kesimpulan bahwa pelayanan yang diberaikan bagus, memuaskan, pelayanannya cukup baik, perwat maupun dokternya cukup ramah dan sopan kepada pasien, penjenguk maupun  Keluargannya.
            Selanjutnya wawancara Saya kepada Bapak Arif yang sedang menunggu anaknya yang masih berumur lima tahun yang sedang dirwat inap di UGD selama empat hari ini. Bapak Arif ini beralamatkan di Desa Kandat Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri dengan Pendidikan tarakhir SMA dan pekerjaannnya yaitu sebagai tani. Hampir sama dengan pertanyaan yang sebelumnya terkait pelayanan awal yaitu registrasi menurut Bapak Arif yaitu baik, bagus, meskipun antri tapi tertib dan lancar tidak ada kendala dan cepat. Menurut bapak terkait kejelasan dan kepastian dokter melaksanakan pelayanan? Menurut Bapak Arif ini tentunnya sudah jelas mas, setelah registrasipun itu langsung ada penanganan dari dokter tanpa menunggu lama seperti halnya di rumahsakit besar. Di sini menurut dia kedisiplinanya alhamdulillah disini para dokter sudah tepat, misalkan waktunnya di perika 3 kali sehari dokternya pun saya kira sudah datang dengan tepat waktunnya, sekaligus memberikan resep obat yang harus dibeli.
Selanjutnya bapak ini pun juga menggunakan BPJS, menurutnya pelayanannya yang di berikan sangat memuaskan karena katannya tidak ada perbedaan anatar yang menggunakan BPJS dengan yang mandiri sama-sama diperlukan dengan adil, sopan, ramah. Kepuasan Bpk Arif di UGD ini cukup puas, dengan penanganan yg cukup cepat karena ketika anak saya, saya bawa kesini kemaren langsung ada penanganan tanpa menunggu lama, dokter dan perawatpun orangnya murah senyum, ramah, dan sopan, hal yang sedemikian itu salah satunnya yang membuat saya puas. Ketika saya melihat pengumuman dilarang menjenguk diatas jam 10 malam saya mencoba tanya bapak Arif yang sudah empat hari menunggu anaknya. Apakah peraturan dilarang menjenguk diatas jam 10 malam, pada kenyataanya hal seperti ini sudah berjalan disini. Sepengetahuan bapak arif ini Memang peraturan tersebut ada mas, jam 10 keataspun masih banyak orang yang menjenguk dan berkeliaran jaan-jalan. Petugas keamanan pun tidak memberikan peringatan ataupun pengetahuan kepada masyarakat yang sedang menjenguk,
Kesimpulan saya memang pelayanan yang telah di berikan oleh RS. MADINA sudah bagus, sudah sesuai dengan prosedur penanganannya cepat, tepat,tanggap, sopan, ramah, sehingga secara tidak langsung akan menanamkan sebuah kepuasan terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh Rumah Sakit terhadap Masyarakat dan tidak memandang orang awam maupun orang yang sekirannya kaya, akan tetapi pelayanannya tetap sama. yang sesuai dengan visinya yaitu “Menjadi layanan kesehatan yang tanggap dan menjadi pilihan Masyarakat”. Meskipun ada sedikit kendala dalam hal kedisiplinan orang yang menjenguk kurang ditegaskan karena jam 10 malam lebih pun masih ada yang berkeliaran orang yang menjenguk.
Seterusnya saya mencoba bertanya-tanya kepada ibu samiyah yang beralamatkan di desa ponggok kecamatan ponggok kab blitar. Pendidikan terakhirnya SMA, pekerjaan yaitu sebagai peternak ayam Hasil wawancara dengan Ibu sumiyah yaitu:
Dalam hal registrasi tidak ada kendala dan bahkan meskipun mengantri akan tetapi tidak begitu lama, aman,tertib. Selanjutnya terkait penaganan yang diberikan cukup tanggap karena setelah registrasi pasien langsung ditangani misalkan langsung di suntik ataupun ditindak lanjuti dengan yang lainnya.
Pelayanan yang diberikan selama ini menurut ibu samiyah sangat baik, bagus karena para dokternya secara rutin tepat waktu untuk memeriksa pasien misalkan melihat perkembangannya. Selanjutnya memberikan resep obat yang harus di beli, misalkan keluarga pasien masih tidak memiliki uang pun bisa menghutang dulu. Tapi, ibu samiyah ini merupakan orang yang bisa dikatakan kaya karena dia menjadi bos ternak ayam, dia mencarikan ruangan untuk anaknya pun di ruang yang khusus yang hargannya sekitar tiga ratus ribuan satu hari. Akan tetapi terkait pelayanannya pun sama dengan yang lainnya tidak ada perbedaan terkait pelayanan kesehtan jadi sama-sama adil penanganannya, tapi yang membedakan adalah secara fasilitas kamar yang mungkin agak lebih baik yang saya kira secara strata sosialnya tidak ada penyimpangan.
Para dokter maupun perawatpun menurut bu samiyah sendiri cukuplah ramah, sopan santun terhadap pasien mapun keluarga pasien karena misalkan melihat orang murah tersenyum menyapa dengan lembut, tidak sombong. Sehingga Ibu samiyah sendiri sangat puas terhadap pelayanan yang telah di berikan Klinik Praatama MADINA, ibu samiyahpun tidak ragu lagi dengan pelayanan yang diberikan karena sering ke sini kalau ada apa-apa. Hanya terkait ketertiban jam jenguk malam kurang tertib karena jam sepuluh lebih masih rame kadang orang yang menjenguk.
            Terakhir yaitu Ibu Tina yang sedang menunggu saudarannya yang sakit sekitar masih satu hari. Dia beralamatkan di Srengat Kabupaten Blitar,  pendidikanterakhir SMP dengan pekerjaan di warung makan, umrnya sekitar 46.
Hasil penelitian Ibu tina ini menurut saya hampir sama dengan pendapat-pendapat orang-orang yang sebelumnya saya tanyai. Yang pada intinnya adalah Puas sekali dengan pelayanan RS. MADINA ini dokternya ramah, perawatnya ramah, sopan. Pelayanan dokter, perawatpun juga memuaskan , tidak ada perbedaan antara orang kaya dan orang biasa terkait pelayanannya tetap sama. Hanya saja sedikit berbeda ketika saya bertannya dengan adannya batasan orang menjenguk dimana tidak boleh menjenguk diatas jam sepuluh apakah orang-orang disini sudah menaatinnya menurut ibu tina ini sedikit bertolak belakang dengan pendapatnya Mas Rudi kalau ibu tina menjawab ia memang ada batasannya jam sepuluh malam jadi untuk yang  menjenguk diatas jam sepuluh malam tidak diperbolehkan hanya saja yang diperbolehkan adalah keluarga yang menunggunnya.

Kesimpulan dari empat orang diatas yaitu secara garis besar hampir sama terkait pelayanan mulai registrasi, pelayanan obat, makan, penanganan cepat tanggap, perilaku dokter juga ramah, sopan, santun. Dan lain-lain bisa diktakan bagus dan memuaskan para pasien maupun keluargannya. Tidak ada juga perbedaan antara orang yang kaya, maupun orang yang mengah kebawah,  pelayanan yang di berikan sudah sesuai dengan visi misi dan motto KLINIK PRATAMA MADINA.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar